i love u the way you are…

saat ku tatap teduhnya matamu,
kutemukan kedamaian di sana,
ada pelangi yang menyiratkan warna berkilauan,
ada bunga-bunga bermekaran kuncupnya
ada telaga nan teduh mengujam relung hatiku…

saat itu,….
ku sadar aku telah terjebak dalam khayalku untuk memilikimu seutuhnya
seperti tertidur dari mimpi panjang,
kau mengisi kekosongan jiwaku yang selama ini beku….
kau berikan sejuta makna dalam hidupku
namun,….
berjuta tanya selalu berjejal dalam benakku,
akankah semua ini kekal selalu….?

KASIHKU

Ah, bodohnya aku…
Mengapa keajaiban kecil mempertemukan kita di dunia tak pasti
saat semula ku lentikan jari-jari kecil kerasku , mengukir kata2 kotor kepadamu,Rianty kudapatkan hatimu dalam waktu 3 hari

Dan kau beri rindu 3000 thn lamanya
Tak pernah terlintas sedikitpun
dalam benakku………

Kenapa jua aku menanti kau
Menanti kepastian , yang mungkin tak an
Pernah kau beri dengan tangan hatimu
yang tak pasti kabar ceritanya

Ah, lemahnya aku…
Mengapa jua aku berdiri di ruang hampa tanpa tepi
Menanti sandaran hati bayang mimpi
Bila kaulah sandaran hati….
Tak pernah berarti rinduku ini

Menanti setiap detik suara lembut
Manis bibirmu
Menanti harum pekat wangi tubuhmu

Ah, mengapa jua…
Aku terjerat sepi di sini
Terikat janji yng kau beri

Inikah yang kau beri benarkah ini jalan mu
Bila langit menguman bolehkah aku mendengar suaramu

Ah, bodohnya aku…
Menghirup rindu yng kau beri
Mematikan denyut jantungku

menyesakkan dada ini
menjerat setiap hembusan nafasku

Ah, tololnya aku…
Mengapa ku bisa terlena kata2 manis
Yang kau tulis untukku

Hingga tak jemu2 jari ini menari memuja-muja hadirmu
yang terlihat manis menebar senyum indah di potret maya
mimpi tidurku

Ah, entah kenapa…
Aku begitu menantimu gadis mayaku, rianty…..
Aku tak ingin berbagi rindu dengan mu
Tak jua rasa nikmatnya merindukan

Biarlah aku mengagumimu setiap sahajamu
dari jauh saja

Sampai jam-jam di dinding kabarkan kebosanan
Tapi siapa yng sanggup tunjukan arah pulang hati ini

Yang terjerat rayu manismu…

Ah,rianty…
Hingga mual perut ini
Menahan rindu yang kau beri
Sampai muntah aku menulis puisi
memuja dirimu…

hingga alamat rumahmu aku catatkan
kepada awan,angin,hujan,kepada burung-burung
tuk kabarkan di mn kau berdiri

Halah,sungguh-sungguh tolonya aku…
Terhempas hembus nafas baubusuknya rayu
nan jauh di sebrang sana…

Tapi ada suara menimbang dalam hatiku,
Nekat mencemooh:bisakah kiranya berkering
Dari kuyup laut biru…?
Pamitan dari tiap pelabuhan..?
Lagi siapa bilang mengatakan di situ
pasti ada bidadari…

Suara berat menelan rindu, mengatakan seperti rianty
yang punya kerlingnya nty……

Bidadari pulau lepas maya mimpi malam….
Sedang menanti kelam rinduku ini…

Ah, hanya sebuah mimpi….
Aku pegang jemari lentik lembut tanganmu…
Di bawah senja, danau lebur burung-burung rawa…

Yang di setiap senja, menanti manisnya senyummu
renyahnya canda tawamu , yang tak pasti…
Terhempas angin lalu…

Ah, kenapa ku tak bosan memujamu…
Walau setiapku ukir bayangmu
Jiwaku menjadi roboh , pedih, perih
Bagai ribuan busur panah menujam …

Tubuh ini….

Hanya gurau melupakan duka,karena hati
menyimpan rindu dan cinta yng sudah membusuk…
dan melebur di sana,,…..

Ratusan jam sudah terlalui…
Apa yang ingin di dusta? dalam bening mata…

Tak bisa sembunyi
Pura-pura

Walau perih tuk merindu…
Walau mungkin tuk mencintainya…

Ah, rianty…
Habis sudah, kerajaan jantan hati ini…
kau ubrak-abrik dengan manis kata2 rayumu..
dengan tajam rindu yng kau beri…

Kau sayat-sayat batin ini…
dengan sebilah pedang kasih sayang

Yang kau asah dengan langit..
dan laut birunya hatimu…

setajam awan, pedang kasih sayang itu…

Terukir manis lembut rayumu di sana…

Huh, rianty…
Dengan derai air mata hati…
Dengan ayun ambing merdu ibuku…
larutkan aku dalam arus waktumu…
yng kau isi dengan kerinduan……..

Aku menyerah….!!!!!!!


_Duka dalam cinta_

Ku tak ingin mencinta
karna ku takut terluka
ku pernah bercinta
hanya duka yang ku rasa
beri aku keyakinañ tentang cinta
karena ku ingin mencoba
aku takkan pernah trouma
bila datangnya cinta
hanya satu yang ku pinta
jangan buat hati ini kecewa
apakah cinta hanya ada derita?
Bukankah cinta akan membuatku bahagia?
Aku hanya ingin mencinta
jika membuatku bahagia
ku tak ingin cinta buta
hanya akan menimbulkan luka
tuhan…
Anugrahkan aku cinta
yang tak membekaskan rasa kecewa
ku ingin menjadi pelita cinta
bagi semua insan manusia
bahagia untuk selamanya

KEKASIH

KASIH………..
DI MANA DIRIMU SAAT INI
MENGAPA SAAT KU RINDUKAN DIRIMU
KAU TAK DA DI SISI KU

KASIH………..
MENGAPA BAYANGAN WAJAHMU
SELALU HILANG DARI KHAYALANKU
APA MUNGKIN….?

KAU TAK SAYANG
LAGI PADAKU
HINGGA BAYANGMU PUN
TAK ADA LAGI DALAM INGATANKU

KASIH………
WALAU BAYANGMU TAK DAPAT
KURASAKAN
NAMUN, NAMAMU

AKAN SELALU DI HATIKU
DI DI TEMPAT YANG PALING INDAH
DI DALAM DIRI INI
HINGGA KAPANPUN

KASIH……….
AKU RINDU BANGET SAMA
SUARA MU
YANG SELALU BUAT AKU

BERSEMANGAT DAN BANGKIT
KEMBALI DARI LETIHKU
KAU ADALAH
KEKASIH HATIKU

WALAU KU HANYA BISA
MERASAKAN KASIH SAYANGMU
MELALUI BAYANGAN
YANG TAK NYATA

KAU AKAN TETAP
JADI CAHAYA DALAM HIDUPKU
KU DOAKAN SEMOGA KAU
SEHAT SELALU………..?

DENGARLAH KASIH SUARA
HATIKU MEMANGGILMU
DARI JAUH……….
MERINDUKANMU…….

NAMA MU TERUKIR DALAM HATIKU
SELALU…..DAN SELALU……..
ADA DALAM SETIAP LANGKAH KAKIKU

I MISS YOU SUN HEART

Dia…

Dia…
Dia hadir ditengah2 ku
Dalam kehampaan ku
Dalam kesedihanku
Dan dalam kebahagiaanku..

Dia…
Dia isi kekosongan hatiku
Dia beri keceriaan itu
Dia buat aku tertawa dalam pilunya kehidupanku

Dia…
Dia dan hanyalah seorang dia
Tidak lebih dan tidak kurang
Dari seorang dia

Dia…
Dia bagaikan sebuah tanya
Tanya yang menggeliat dan menggerogoti hatiku
Tanya yang berteriak dan meronta
Untuk meminta jawaban yang ku pun tak tau,,,…

Dia,…
Apakah dia mengerti
Jalan pikiranku
Logika dalam tanyaku
Perihnya menerka2 sesuatu

Andai dia tau
Bagiku.. semua tanya itu bagai sembilu
Namun saat2 waktuku dia sedang berlalu
Aku bahkan tidak peduli
Siapakah dirimu…Siapakah dia itu
Karena yang aku tau
Ada detak jatung yang berdebear keras
Saat dia menatap dan mencium bibirku…
And All i know is I love U…

Itulah dia bagiku….


>>>>menjadi jangkar<<<<

Ia senantiasa mengantuk tetapi tak jauh dari sepeminuman teh, mendadak menjadi binatang buas, mengidap demensi dan delusi yang akut.

Bahkan anting sebesar gading gajah tak cukup membuatnya feminin, perlukah seperangkat jilbab ataukah busana muslim yang mengemas 48 kg badan yang fana ?

Ia menerobos seperti puting beliung ke dalam sebuah rumah tempat dia tinggal bersama Ibunya, baru saja dia bertemu dengan ular beludak dari belantara.

Ibunya memanggilnya Anicca, karena kerap timbangan sekolah rusak di masa dia gadis dahulu. Mulutnya berbisa tertular sang ular beludak lagipula hari sudah larut malam. Untuk itu ia harus menghindar dari sang Ibu.

Sambil mengangkat celananya yang gembung , ia bergerilya memasuki rumahnya yang becek. Berharap tanpa ketahuan. Sangat sulit menyelundupkan tubuhnya yang gempal. Walaupun itu kamar nya sendiri.

Seketika sang ibu datang menghadang , menerjang dan mencecarnya.

Hidung sang Ibu segera mengendus seperti anjing pelacak dan menemukan bau alkohol dan asap rokok. Anak gadis mana yang merokok DJi Sam Soe.

Lantas sang Ibu menyalak.

Sang Ibu menyalak. Seperti sang penyihir, Xien di dudukkan ke kursi berhadapan dengan inkuisitor yang siap membakarnya hidup-hidup. Apa artinya semua ini? Delapan jam yang lalu kamu usai berkerja dan sekarang baru sampai ke rumah dengan wajah kusut dan bau tak sedap. Begitukah kelakuan anak perawan jaman sekarang?

“Aku adalah ibu Mu. Yang diakui sah oleh negara dan bangsa untuk mendidik anak apapun caranya.”

Sang Ibu geram dengan busananya. Dahulu baju itu terpajang indah dibutik-butik ternama. Tetapi ia menghamburkan tabungan untuk suatu hal yang tidak realistis seperti Sarah Ferguson mengenakan baju Ladi Di.

Kini ia tergeletak disana seperti lap pel kusut dan tercabik oleh sorotan tajam mata sang Ibu.

“Kamu telah menghampurkan masa mudamu!
Padahal suatu hari kita membutuhkan uang itu.
Padahal saudara2 kita telah menghianati kita
Tantemu kubesarkan seperti ibu membesarkan anaknya.
Lantas apa balasannya.
Darah dagingku di suruhnya ke Tuntungan.
Kamu tidak sakit jiwa khan?
Arrghhh..
Ingatlah nak. Apapun yang terjadi , pernikahan membuat saudara menjadi orang asing dan orang asing menjadi saudara.
Pada saat siapapun yang mengaku padamu sebagai saudara.
Tutuplah pintu rumah rapat-rapat.
Tutuplah juga pintu hatimu.
Jangan keluarkan belas kasihan barang setetespun.
Ingatlah apa yang terjadi pada Ibumu.
Dulu ibumu rela menjadi anjing yang kesana kemari bagi adik2 yang kusayangi.
Tak pernah kupikirkan diriku sendiri.
Uang yang kudapat dari jerih payah , memeras keringat , sebetulnya bisa untuk membeli gaun yang indah.
Tetapi aku teringat pada adikku yang kelaparan dirumah.
tetapi kini?? darah dagingkupun disebut anjing!
Kusekolahkan adikku hingga ke langit.
Mempelajari perbendarahaan kata – kata yang indah.
Dan kini kata – kata setajam pisau yang kudapat.
Ibu harus sehat. Ibu harus sehat.
Kalau ibu terpuruk oleh sakit hati.
Mereka akan menertawakan diriku.
Seolah menggenapkan apa yang mereka pergunjingkan.”

Tadinya sang ibu ingin menghajarnya. Begitu banyak pasal kesepakatan yang dilanggar. Pulang dari dunia malam dengan membawa serta bau kemenyan.

Rambutnya begitu mudah di jangkau , dan kuku panjang sang Ibu siap mencabik-cabik. Tetapi sang Ibu tersadar bahwa dia akan sendiri tanpa anaknya. Anaknya harus menjadi jangkar kemanapun dia menghadap dunia.

pergi cinta ♥

terlambat ku menyusuri jalan ini
tersesati saat kau menjauh
terlambatku mengartikan cintamu
ku sadari setelah kau pergi

berat hati menerima
kehilanganmu
tegarkan aku saat kau memilih dirinya

pergi cinta
lupakanlah aku cinta
kurelakan dia
ada di pelukmu

pergi cinta
hapus bayanganku cinta
bahagiakan dia,,, cinta
sampai akhir waktu engaku bersamanya

terlambat ku menenangkan hatimu
setelah kau menyerah padaku
ku tak tau sampai kini kau berlalu
tersadarimu berlalu dihatiku
berat hati menerima kekalahanku
tegarkan aku kini kau menjadi miliknya,,




Iklan